Objek Wisata Riau

Riau merupakan salah satu provinsi di Sumatra dengan jumlah penduduk terbanyak. Riau juga memiliki banyak potensi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Berikut kami berikan infomrasi mengenai Objek Wisata Riau:

Pacu Jalur, Kuantan singingi Event wisata di Taluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, sekitar 160 kilometer dari Kota Pekanbaru, ini masuk dalam Kalender Pariwisata Nasional. Pacu Jalur mengandung nilai budaya dan olah raya, serta digelar sekali setahun guna memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia.

Pacu Jalur merupakan lomba perahu dayung tradisonal khas adat Rantau Kuantan. Jalur atau perahu memiliki panjang 20-30 meter yang akan didayung oleh 50-60 oarang. Ada sejumlah kegiatan sarat acara sakral dan magis sebelum jalur dipacu. Disini Pawang Jalur, Seoarang yang dianggap mempunyai kesaktian, memiliki peran penting.




Pacu Jalur yang digelar sesudah tanggal 17 Agustus, pada minggu ketiga atau keempat, ini amat meriah. Puluah riub orng tumpah ruah di Taluk Kuantan. Penduduk negeri yang jalurnya ikut berlomba datang berbondong-bondong untuk memberi dukungan.
Belakangan Taluk Kuantan kian sesak dengan kedatangan para wisatawan, lokal dan mancanegara, setiap Pacu Jalur digelar.
Bukan sekadar adu kecepatan perahu, Pacu Jlaru juga merupakan puncak festival budaya masyarakat Kuantan Singingi. Pasalnya, festival ini akan selalu diikuti oleh pagelaran tradisi lainnya, seperti pertunjukan cerita tradisional randai, seni musik rarak dan pertunjukan berkisah yang diikuti oleh peralatan talam, yaitu kayat.

Bakar Tongkang, Bagan Siapiapi




Satu lagi event wisata yang kerap menarik perhatian wisatwan dalam dan luar negeri, yaitu Bakar Tongkang di Kota Bagan Siapiapi. Acara yang dikenal juga denga sebutan Go Ge Cap Lak ini biasanya dilakukan setiap tanggal 15 dan 16 bulan kelima penanggalan Cina.
Bakar Tongkang merupakan wujud syukur masyrakat Tionghoa kepada Dewa Ki Ong Ya dan Taisun Ong Ya. Kedua Dewa ini di percaya telah memberikan keselamtan pada masyarakat Tiaonghoa di Bagan Siapiapi.

Tradisi ini sendiri telah dilakukan hampir dua abad, sejak tahun 1820, sebagai simbol ditemukannya tanah air yang baru oleh orang Tionghoa setelah melakukan perjalanan laut dari negeri asalnya, Cina.
Puncak upacara ini adalah pembakaran sebuah tongkang atau perahu yang terbuat dari kertas dan telah dihias indah beserta patung-patung. Event ini semakin meriah dengan pertunjukan kesenian khas Tionghoa, seperti tai barongsai.


Istana Siak, Siak Sri Indrapura Dulu pusat Krajaan Siak, sebuah kerjaaan Melayu Islam terbesar di Rau, yang aslinya memiliki nama Istana Assirayatul Hasyumiah. Bangunan bersejarah itu dibangun tahun 1889 di masa pemerintahan Sultan Assyayidis Syarief Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin Syah yang tercatat sebagai Sultan Siak ke XI
Istan simbol Melayu di Riau itu berada di Siak Sri Indrapura, sekitar 125 kilometer dari Pekanbaru. Selain berciri Melayu, arsitektur istana juga begaya Eropa dan Arab. Konon, itu diilhami pengalaman Sultan melawat ke Belanda dan Jerman



Sejumlah benda koleksi di dalam istana didatangkan langsung dari Eropa, seperti komet atau gramofon berukuran besar. Konon gramofon ini hanya ada dua buah di dunia. Istana Siak juga masih menyimpan beberapa barang peninggalan Sultan, seperti tombak kerajaan, singgasana, brankas kerajaan dan pakaian kebesaran Sultan.
Tak jauh dari istana, terdapat Masjid Syahbuddin denga arsitektu hasil perpaduan gaya Timur Tengah dan melayu. Selain itu ada juga Balai Kerapatan Tinggi dan Kapal Katu, sebuah kapal berbahan bakar batubara yang dulu kerap digunakan Sultan.

Pacu Sampan, Desa Buluh Cina


Digelar di Desa Buluh Cina, kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau atau sekitar 30 kilometer dari Pekanbaru. Biasanya diadakan pada bulan Agustus setiap tahunnya.

Danau Kayangan


Tamam Rekreasi Danau Buatan / Danau Kayangan, berupa bendungan irigasi, terletak di Kecamatan Rumbai. Jaraknya dari Pekanbaru sekitar 10 kilometer. Tempat wisata dengan panorama indah di sekitar danau. Pepohonan rindang di bukit-bukit sekitar danau membuat udara sejuk.
Wisata air lain di Danau Buatan seperti berenang, memancing, dan besepeda air.

Petang Megang, Pekanbaru


Tradisi menyucikan diri sehari sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Ribuan warga Pekanbaru membuat acara di Tepian Sungai Siak itu begitu meriah.

No comments:

Post a Comment

Copyright © 2013 | Blogger Template by Ais Bertuah | Support to: Distro Bola